oleh : Wais Al Qorni
Seiring berjalanx waktu keragaman pemikiran dalam masyarakat mulai muncul, ada yg mempunyai pemikiran apatis terhadap generasi berikutnya,mereka tidak mau tau...apa yg akan terjadi di masa mendatang ketika mereka sudah tidak lg berpijak di kampung itu..mereka mempunyai pikiran kalow belajar itu hanya di tempat formal...mereka melupakan lingkungan sekitar..yang mana di dalam lingkungan masyarakat...ada yg mau rela berkorban..harta,waktu,pikiran, semua itu demi regenerasi yg akan datang...regenerasi yg mana mereka akan menjadi penganti kepemimpinan mereka...para orang tua tidak sadar akan hal itu....mungkin orang tua mereka mempunyai pikiran...sekolah di lembaga formal itu sudah lebih dari cukup...padahal kebanyakan kebribdian seseorang itu dibentuk dari lingkungan di mana ia tingal.
Di dalam lingkungn tersebut ada sebuah perkumpulan...sebut saja Hpmm di dalam perkumpulan ini banyak hal sudah di lakukan ,sudah di korbankan...akan tetapi tidak banyak dari kalangan masyarakat yg merespon keberadaan dari Hpmm tersebut,mereka rela berkorban demi kemajuan desa..demi apa yg mereka semua (masyarakat) cita citakan...demi anak anaknx menjadi seorang yg bisa di pandang mata (sukses).akan tetapi banyak dari merek acuh terhadap apa yg kami (HPMM) lakukan...Memang hpmm adalah bukan dari salah satu ortom muhammadiyah akan tetapi orang orang yg ada di dalamnx adalah orang orang yg mempunyai beground muhammadiya,orang orang yg berjuang di tenggah" orang yg mayoritas muhammadiyah...akan tetapi apakah kami tidak bisa melakukan sesuatu dengan fasilitas yg ada di lembaga muhammadiyah...apakah kami (hpmm) hanya di manfaatkan di waktu lembaga itu butuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar