Senin, 09 Oktober 2017

UNTUKMU 17 AGUSTUSKU



Aku tak bisa berkata kata banyak Soal kemerdekaan ini
Sudah 72 tahun usiamu
Begitu banyak  peristiwa yang sudah kau lewati
Pahit,Manis perjalanan mu,perjuangan, perlawanan,para pahlawan
Namun.? Banggakah aku pada tanah air ku
Yang sedang terjajah pada kerakusan duniawi ini
Namun.? Banggakah aku pada negeriku
Yang kian hari kian meluntur, tergerus kepentingan pribadi.
Mana warisanku dari perjuangan para pahlawan dulu
Yang katanya penuh perjuangan,
apakah akan hilang di makan zaman dan hanya mampu untuk di kenang.

AL-QORNI



SAJAK RINDUKU

Malam kadang kejam pada perasaan, bagaimana tidak dia merampas rindu ku untukmu,

tapi kejamnya malam ini aku suka sebab setiap hari aku bisa merindukan mu, kejam namun nikmat,
 

  •                                                                                                   #dia


Senin, 11 April 2016

NEGRI KU INDAH

Mungkin tak banyak yang tau bahwa seorang Sjahrir bisa begitu mahir melukiskan keindahan tanah airnya..

Ia menulis tentang keindahan negrinya di sebelah timur yang laksana dongeng:

Alangkah indahnya bagian timur Indonesia ini. Dalam perjalanan ke mari banyak keindahan alam yang kami lihat. Sepanjang pantai Sulawesi terbentang lautan biru yang indah sekali, kadang2 terang dan tembus cahaya seperti indung mutiara, kadang2 biru tua, tapi keindahannya selalu murni. Laut tetap tenang jadi kami bisa menikmati saujana yang indah, menikmati pantai dan gunung2 Sulawesi, pulau2 putih dan hijau yang begitu bagus dipeluk oleh kebiruan lautan seraya bermandikan cahaya surya keemas-emasan dan kadangkala keperak-perakan. Di muka salah satu pulau itu, kapal menjatuhkan jangkar: pulau Buru. Di situ pemandangan sangat indahnya: laut biru sampai hampir dekat pantai, batu karang putih2, pantai putih dan di sebelah belakang gunung2 yang hijau kebiru2an. Yang biru itu menjadi lebih nyata lagi, apabila matahari melukiskan berbagai nuansa emas dan perak di atas laut yang biru dan gunung2 yang biru kehijau2an, di bawah langit biru. Seolah2 kita berada dalam dunia dongeng rasanya. (h. 52)

Dan ia juga pandai melukiskan pemandangan kala matahari tenggelam dipeluk malam:

Tatkala matahari terbenam, kami meninggalkan teluk Ambon. Laut dan langit masih biru, jernih. Di belakang kami kelihatan gunung2 yang hijau kebiru2an. Cahaya emas sang surya yang cepat bertambah merah, menjadikan laut berkilau2an dengan ribuan cahaya2. di atas laut yang penuh hidup, penuh warna dan penuh kegemerlapan itu, nampak banyak kapal layar kecil, ramping, cepat, penuh gairah hidup, seakan-akan bermain-bermain di atas riak2 kecil. Dan di latar belakang, gunung2 biru lena bermimpi laksana penjaga diam—hening. (h. 54)

Ternyata belum lagi selesai. Ia juga mahir melukiskan suasana pergantian senja menuju malam:

Pemandangan matahari terbenam itu adalah yang paling indah yang pernah kami lihat selama perjalanan ini. Langit agak berawan, dan saat sebelum menyelam ke dalam air, matahari itu hilang di belakang sejumput awan. Tatkala ia mencul kembali, warnanya merah pijar dan seluruh alam bermandikan cahaya merah itu; berjuta2 cahaya kemerah2an berkilau2 di permukaan laut. Sesaat kemudian lautan diwarnai seribu warna dari merah dan lembayung hingga berbagai nuansa hijau dan kuning. Satu jurai cahaya merah masih nyata kelihatan, tepat antara dua pulau kecil hijau, yang makin lama makin gelap dengan bertambah pudarnya cahaya merah itu.

Sebuah perahu yang didayung oleh seseorang, datang laksana sebuah bayangan mendekati jurai cahaya itu, dan sesaat lamanya perahu itu menjadi terang benderang ditimpa cahaya jurai itu dan menjadilah perahu serta pendayung itu satu2nya yang hidup dalam keindahan alam yang hening dan agung itu. Kemudian kembalilah perahu itu menjadi bayangan. Warna2 masih terus berubah2 tapi makin pudar; awan2 yang menyebabkan permainan ajaib nuansa2 itu, hilang pula warnanya yang kemerah2an itu dan menjadi putih atau gelap.

Tatkala aku menoleh ke belakang, kulihat bahwa matahari hanya menguasai separuh alam, sebab di belakangku nampak dunia yang lain, ialah dunia dongengan sang rembulan. Sedangkan separuh dunia yang satu dipesonakan oleh matahari dan awan, maka sementara itu bulan telah menaklukkan separuh dunia yang lain dengan cahayanya yang dingin. Ia telah muncul dari belakang sebuah gunung yang sekarang biru gelap kembali. Dan nampak jelas bagaimana ia tambah lama tambah murni dan terang; seolah2 mendesak permaian warna sang surya ke depannya, sampai akhirnya seluruh alam dicelupnya dalam cahayanya yang lembut bersuasana impian. Maka nampaklah lagi berjuta2 kerlipan cahaya keperak2an di permukaan laut, dan di atasnya bulan dan beribu2 bintang. Ketenangan, harmoni, mimpi. (h. 57)

Betapa kata-kata punya daya sihir ajaib yang sanggup menggambarkan suasana, rasa, emosi, pemandangan alam dalam imajinasi kita yang membacanya

Minggu, 10 April 2016

KEWAJIBAN ATAU TUNTUTAN

Oeh: Wais Al-Qorni


Jika kita melihat di tenggah pergolakan masyarakat saat ini banyak perspektif dari mayoritas masyarakat yang mempunyai pikiran bahwa setiap anak atau setiap keluarga harus ada yang mempuyai pendidikan yang memadai atau bisa dibilang terpandang. tak heran jika di dalam masyarakat pendidikan di nomer satukan karna bagi mereka orang mempuyai pendidikan lebih dia lah yang akan mampu memberikan pencerahan bagai lingkungan yang ada dimasyarakat. akan tetapi melihat sekarang masyarakat menilai bahwah pendidikan itu hanya di dapat di tempat yang formal, padahal tidak semua pendidikan yang berbasis formal itu menjamin kesuksesan bagi sebagaian orang, jika kita melihat realita yang ada sekarang banyak orang yang menyalagunakan pendidikan itu baik yang mengajar atau yang di ajar,intinya bahwah kita lah yang butuh akan ilmu itu bukan guru atau dosen yang butuh.mereka hanya mempunyai tanggung jawab mentransfomasikan ilmu  yang sudah dia dapat. Dan tugas bagi kita seorang mahasiswa mempunyai tangung jawab yang sangat besar bukan hanya sebatas belajar di perkuliahan maupun belajar di luar perkulihaan mahasiswa di sebut sebagai agen perubahan mempunyai tugas yang harus ia selesaikan baik masalah pendidikan,ekonomi,sosial. Sekian banyak dari mahasiswa saat ini terlena dengan gemerlapnya dunia yang setiap saat menyelimuti kehidupanya. Banyak mahasiswa saat ini apatis akan kehidupan sekitar tak salah jika saat ini mahasiswa bisa di sebut apatis atau tidak mau tau, dia lebih memikirkan dirinya sendiri atau sering dii sebut individualisme. Disitulah kenapa mahasiswa di sebut sebagai agen perubahan, dia mempunyai tugas besar merubah pemikiran mahasiswa yang bersifat apatis dan merubah masyarakat yang bersifat prakmatis.

Bagian-Bagian Perundang-Undangan



Nama               : Wais Al-Qorni
NIM                : 201310020311034
Tugas               : 6

VI. Bagian-Bagian Perundang-Undangan

A.    Pengundangan Dan Daya Ikat Peraturan Perundang-Undangan
Pengertian Pengundangan ialah pemberitahuan secara formal suatu peraturan negara dengan penempatannya dalam suatu penerbitan resmi yang khusus untuk maksud itu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sedangkan pengertian pengumuman adalah pemberitahuan secara material suatu peraturan negara kepada khalayak ramai dengan tujuan utama mempermaklumkan isi peraturan tersebut seluas luasnya.[1]
      Tempat pengundangan peraturan perundang-undangan yaitu Lembaran Negara, Tambahan Lembaran Negara, Berita Negara dan Tambahan Berita Negara.
Pengundangan atau pengumuman dalam LN atau BN merupakan syarat formal untuk mempunyai kekuatan mengikat dari perundang-undangan. Maksudnya, apabila sudah diundangkan dalam Lembaran Negara atau diumumkan dalam Berita Negara maka perundang-undangan tersebut mempunyai kekuatan mengikat. Setelah diundangkan atau diumumkan secara resmi tersebut, maka orang dianggap sudah tahu isinya.[2]

B.     Rangka Dasar Peraturan Perundang-undangan
Rangka dasar yang memuat bagian-bagian penting yang terdapat dalam suatu peraturan perundang-undangan dengan merujuk pada ketentuan dalam Lampiran I Keputusan Presiden Nomor 188 Tahun 1998 tentang Teknik Penyusunan Perundang-undangan. Kerangka peraturan perundang-undangan/bagian-bagiannya terdiri atas:
1.      Judul
-          Berisi informasi keterangan jenis, nomor, tahun pengundangan atau penetapan dan nama Peraturan Perundang-Undangan.
-          Nama judul undang-undang dibuat ringkas, singkat, jelas dan padat serta mencerminkan isi dari peraturan perundang-undangan tersebut.
-          Ditulis dengan huruf kapital ynag diletakkan di posisi tengah dan tanpa akiran tanda baca.
2.      Pembukaan
-          Frase "Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa".
-          Jabatan Pembentuk Peraturan / Perundang-undangan.
-          Konsiderans.
-          Dasar Hukum.
-          Diktum. [3]
3.      Batang Tubuh
- Ketentuan Umum
- Ketentuan yang mengatur materi muatan
- Ketentuan Pidana
- Ketentuan Peralihan
- Ketentuan Penutup[4]
4.      Penutup[5]
5.      Penjelasan (jika diperlukan)[6]
6.      Lampiran (jika diperlukan). [7]
Bagian Penyusunan Peraturan Perundang-undangan I mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan peraturan perundang-undangan dan sosialisasi peraturan perundang-undangan di bidang Bina Marga, Cipta Karya, dan Administrasi.
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Bagian Penyusunan Peraturan perundang-undangan I menyelenggarakan fungsi :
1.      Pelaksanaan analisa rancangan peraturan perundang-undangan di bidang Bina Marga, Cipta Karya dan Administrasi;
2.      Penelaahan peraturan perundang-undangan di bidang Bina Marga, Cipta Karya dan Administrasi;
3.      Penyebarluasan peraturan perundang-undangan bidang Bina Marga, Cipta Karya dan Administrasi;
4.      Pelaksanaan evaluasi dan rekomendasi penyempurnaan dalam rangka konsistensi peraturan bidang Pekerjaan Umum, bidang terkait dan peraturan daerah.[8]

C.     Bagian Penyusunan Peraturan Perundang-undangan I terdiri dari :
1.      Subbagian Penyusunan Peraturan Perundang-undangan Bidang Bina Marga.
Subbagian Penyusunan Peraturan Perundang-undangan Bidang Bina Marga mempunyai tugas melakukan pengumpulan data, analisa, telaahan dan penyiapan rancangan serta penyebarluasan peraturan perundang-undangan di bidang Bina Marga; [9]
2.      Subbagian Penyusunan Peraturan Perundang-undangan Bidang Cipta Karya.
Subbagian Penyusunan Peraturan Perundang-undangan Bidang Cipta Karya dan pengawasan mempunyai tugas melakukan pengumpulan data, analisa, telaahan dan penyiapan rancangan serta penyebarluasan peraturan perundang-undangan di bidang Cipta Karya;[10]
3.      Subbagian Penyusunan Peraturan Perundang-undangan Bidang Admonistrasi.
Subbagian Penyusunan Peraturan Perundang-undangan Bidang Administrasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan data, analisa, telaahan dan penyiapan rancangan serta penyebarluasan peraturan perundang-undangan di bidang administrasi pengawasan, keuangan, kepegawaian dan sumber daya manusia serta bidang perencanaan.[11]













[1]Roudhotulilmi, Bagian-bagian perundang-undangan, http:// blogspot.co.id. Acces 27 Februari 2016
[2] Ibid .
[3]Rozi , Bentuk bentuk kerangka peraturan perundang-undangan di indonesia, judul, pembukaan, batang tubuh dan penutup , http// organisasi.org. Acces 27 Februari 2016
[4] Ibid
[5] Ibid
[6] Roudhotulilmi,Op.,Cit .
[7] Ibid
[8] Ibid
[9] Roudhotulilmi,Op.,Cit .
[10] Ibid
[11] Ibid .