Oeh: Wais Al-Qorni
Jika kita melihat di tenggah pergolakan masyarakat saat ini banyak perspektif dari mayoritas masyarakat yang mempunyai pikiran bahwa setiap anak atau setiap keluarga harus ada yang mempuyai pendidikan yang memadai atau bisa dibilang terpandang. tak heran jika di dalam masyarakat pendidikan di nomer satukan karna bagi mereka orang mempuyai pendidikan lebih dia lah yang akan mampu memberikan pencerahan bagai lingkungan yang ada dimasyarakat. akan tetapi melihat sekarang masyarakat menilai bahwah pendidikan itu hanya di dapat di tempat yang formal, padahal tidak semua pendidikan yang berbasis formal itu menjamin kesuksesan bagi sebagaian orang, jika kita melihat realita yang ada sekarang banyak orang yang menyalagunakan pendidikan itu baik yang mengajar atau yang di ajar,intinya bahwah kita lah yang butuh akan ilmu itu bukan guru atau dosen yang butuh.mereka hanya mempunyai tanggung jawab mentransfomasikan ilmu yang sudah dia dapat. Dan tugas bagi kita seorang mahasiswa mempunyai tangung jawab yang sangat besar bukan hanya sebatas belajar di perkuliahan maupun belajar di luar perkulihaan mahasiswa di sebut sebagai agen perubahan mempunyai tugas yang harus ia selesaikan baik masalah pendidikan,ekonomi,sosial. Sekian banyak dari mahasiswa saat ini terlena dengan gemerlapnya dunia yang setiap saat menyelimuti kehidupanya. Banyak mahasiswa saat ini apatis akan kehidupan sekitar tak salah jika saat ini mahasiswa bisa di sebut apatis atau tidak mau tau, dia lebih memikirkan dirinya sendiri atau sering dii sebut individualisme. Disitulah kenapa mahasiswa di sebut sebagai agen perubahan, dia mempunyai tugas besar merubah pemikiran mahasiswa yang bersifat apatis dan merubah masyarakat yang bersifat prakmatis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar